Wednesday, January 14, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Prediksi Newcastle vs Crystal Palace: Poin Sama, Tekanan Beda, St James’ Park Bisa Menentukan Nasib

Olahraga 360 Ada laga yang kelihatan sepele di kalender, tapi diam diam punya dampak besar ke peta klasemen. Newcastle vs Crystal Palace masuk kategori itu. Dua tim ini sama sama mengoleksi 26 poin, sama sama punya momen bagus sekaligus fase seret, dan sama sama tidak mau terpeleset ketika kompetisi mulai masuk fase krusial setelah pergantian tahun.

Konteksnya membuat pertandingan ini terasa “serius” meski bukan duel papan atas. Newcastle sedang mencari ritme yang lebih stabil, sementara Crystal Palace berupaya menjaga efisiensi di tengah situasi skuad yang belum sepenuhnya nyaman. Dan karena dimainkan di St James’ Park, Newcastle punya keuntungan yang tidak bisa dibeli: atmosfer kandang yang sering mengangkat level intensitas tim tuan rumah.

Di atas kertas, laga ini bisa saja ketat dan berjarak tipis. Tetapi ketat bukan berarti membosankan. Justru dalam pertandingan seperti ini, detail kecil biasanya menentukan: siapa yang menang duel kedua, siapa yang lebih tenang saat ditekan, dan siapa yang paling siap memanfaatkan satu peluang bersih.

Newcastle vs Crystal Palace: Jadwal dan peta klasemen

Pertandingan Newcastle vs Crystal Palace dijadwalkan pada Minggu, 4 Januari 2026 pukul 15.00 GMT di St James’ Park, Newcastle-upon-Tyne. Untuk penonton Indonesia, kick off setara pukul 22.00 WIB. Jadwal ini tercantum di kanal resmi Crystal Palace untuk laga tandang ke Newcastle, dan juga terkonfirmasi pada halaman informasi pertandingan.

Dari sisi klasemen, jaraknya rapat sekali. Newcastle tercatat punya rekor 7 menang, 5 imbang, 7 kalah dengan 26 poin. Crystal Palace juga 26 poin, tetapi dengan 18 pertandingan, sehingga mereka punya satu laga lebih sedikit dibanding Newcastle yang sudah bermain 19 kali. Artinya, secara matematis Palace memiliki ruang manuver lebih luas, sementara Newcastle lebih membutuhkan poin kandang untuk menjaga posisi di papan tengah.

Statistik gol juga memberi petunjuk gaya permainan. Newcastle sudah mencetak 26 gol dan kebobolan 24. Palace mencetak 21 gol dan kebobolan 20. Newcastle cenderung bermain lebih “terbuka” dan berani menekan. Palace cenderung lebih rapi, tidak selalu banyak gol, tetapi tidak mudah dibobol.

Lalu bagaimana bentuk kepercayaan diri kedua tim menjelang laga? Newcastle menutup 2025 dengan kemenangan tandang yang penting, 3-1 atas Burnley. Laga itu bukan sekadar tiga poin, melainkan sinyal bahwa mereka bisa memulai 2026 dengan energi baru.

Kabar tim: cedera, absensi, dan dampaknya ke rencana permainan

Di pertandingan seperti Newcastle vs Crystal Palace, kabar skuad sering lebih menentukan daripada teori taktik. Palace, misalnya, punya kondisi yang jelas disebutkan oleh manajernya. Dalam keterangan klub, Oliver Glasner menyampaikan bahwa Chris Richards belum kembali dan kondisinya masih “ketat” untuk laga melawan Newcastle karena kakinya bengkak dan terasa sakit, sementara Eddie Nketiah juga absen dan pemulihannya dipantau dari pertandingan ke pertandingan.

Di luar pernyataan itu, daftar cedera Premier League juga mencantumkan beberapa nama Palace yang sedang bermasalah, termasuk Cheick Doucoure (knee), Daniel Munoz (knee), Daichi Kamada (hamstring), serta Chris Richards (foot). Ini penting karena memengaruhi opsi rotasi. Ketika pilihan menipis, tim biasanya lebih hati hati mengambil risiko, terutama saat bermain tandang.

Newcastle pun punya daftar yang perlu diperhatikan. Pada tabel cedera Premier League, Newcastle tercatat memiliki beberapa pemain dengan status cedera atau masalah kebugaran, termasuk Sven Botman (back), Kieran Trippier (hamstring), Emil Krafth (knee), Dan Burn (rib/lung), dan Tino Livramento (knee). Jika sebagian dari mereka belum siap, Newcastle harus pintar mengatur garis pertahanan. Palace tidak selalu menyerang ramai ramai, tetapi mereka bisa memanfaatkan ruang yang ditinggalkan lawan.

Yang menarik, Newcastle baru saja melewati laga intens di Turf Moor. Sky Sports mencatat Newcastle mencetak dua gol cepat di awal pertandingan dan menang 3-1, dengan Yoane Wissa mencetak gol pada start liga pertamanya untuk Newcastle, sementara Bruno Guimaraes juga mencatat gol penutup di menit akhir. Kemenangan seperti ini biasanya menambah rasa percaya diri, tetapi juga bisa menyisakan kelelahan bila rotasi terbatas.

Pertarungan gaya bermain: area yang bakal jadi penentu

Ada tiga area yang terasa paling menentukan untuk membaca Newcastle vs Crystal Palace.

Pertama, adu tempo. Newcastle di kandang biasanya ingin pertandingan berjalan cepat, bola bergerak vertikal, dan tekanan dilakukan sejak awal. Palace cenderung mengelola emosi laga. Jika Palace berhasil membuat tempo lebih pelan, Newcastle bisa frustrasi, dan di situlah peluang transisi balik terbuka.

Kedua, duel “titik tumpu” di lini depan. Dari data top scorer, Newcastle punya Nick Woltemade 7 gol dan Bruno Guimaraes 6 gol. Palace punya Jean-Philippe Mateta 7 gol, sementara Daniel Munoz tercatat juga menyumbang gol. Ini memberi gambaran sederhana: Newcastle punya beberapa sumber gol, sedangkan Palace sangat bergantung pada efektivitas penyelesai utama dan momen spesifik. Jika Newcastle bisa memutus suplai ke Mateta, Palace harus mencari jalur lain.

Ketiga, bola mati. Di laga yang ketat, situasi sepak pojok, tendangan bebas, dan bola kedua sering menjadi jalan pintas. Newcastle punya tradisi memanfaatkan atmosfer kandang untuk menekan lawan sampai melakukan pelanggaran atau clearance darurat. Palace, ketika sedang tidak komplet, biasanya semakin mengandalkan organisasi bertahan dan bola mati untuk mencuri angka.

Wajib Tahu:

Riwayat pertemuan terbaru menunjukkan laga ini bisa meledak, bisa juga buntu. Di daftar head to head lima pertemuan terakhir, Newcastle sempat menang 5-0 atas Palace pada April 2025. Namun ada juga hasil 1-1 pada November 2024, Palace menang 2-0 pada April 2024, lalu Newcastle menang 4-0 pada Oktober 2023, dan imbang 0-0 pada Januari 2023. Artinya jelas: pola pertemuan mereka tidak selalu “aman”, dan satu tim yang lengah bisa dihukum tanpa ampun.

Prediksi skor: siapa lebih dekat ke tiga poin?

Sekarang bagian yang paling ditunggu: prediksi pertandingan.

Ada alasan realistis mengapa Newcastle sedikit lebih diunggulkan dalam Newcastle vs Crystal Palace. Mereka bermain di kandang dan datang dengan modal kemenangan tandang 3-1 atas Burnley, sebuah hasil yang menunjukkan mereka mampu mengatasi tekanan dan memulai laga dengan agresif. Itu modal psikologis yang tidak kecil.

Namun Palace juga punya “resep” untuk mengacaukan rencana tuan rumah. Jika mereka mampu menahan 20 sampai 30 menit pertama tanpa kebobolan, pertandingan bisa berubah menjadi duel kesabaran. Newcastle akan semakin sering menyerang, dan setiap kali mereka kehilangan bola, Palace bisa memanfaatkan ruang di belakang garis tekanan. Situasi seperti ini kerap membuat laga berakhir imbang, terutama bila finishing tidak klinis.

Faktor yang membuat saya condong ke Newcastle adalah kombinasi momentum plus ragam sumber gol. Dari statistik tim, Newcastle mencetak lebih banyak gol daripada Palace sejauh musim berjalan, dan mereka punya beberapa nama yang bisa muncul sebagai pembeda, bukan hanya satu. Di sisi lain, Palace datang dengan kabar absensi Richards dan Nketiah, serta daftar cedera yang tetap perlu dipantau.

Prediksi saya untuk Newcastle vs Crystal Palace: Newcastle menang tipis 2-1.
Skor alternatif yang sangat mungkin: 1-1, bila Palace berhasil mengunci ruang dan membuat Newcastle frustrasi.

Yang perlu dicatat, laga ini berpotensi ditentukan oleh satu momen. Satu bola mati yang bersih, satu duel udara yang dimenangkan, atau satu kesalahan kontrol di area sendiri. Jadi kalau Anda mencari pertandingan yang dramanya datang dari ketegangan, bukan dari banjir gol, Newcastle vs Crystal Palace layak masuk daftar tontonan.

Sumber: Odds Shark

Popular Articles