Olahraga 360 – Kick-off dini hari sering terasa seperti “jebakan” buat penonton Indonesia. Mata belum sepenuhnya bangun, tapi tensinya sudah minta jantung bekerja. Leeds vs Everton masuk kategori itu. Satu laga yang kelihatannya “biasa”, padahal poinnya bisa jadi penentu rasa aman beberapa pekan ke depan.
Pertandingannya digelar di Hill Dickinson Stadium, Liverpool, dengan jadwal Selasa, 27 Januari 2026 pukul 03.00 WIB (20.00 UTC, Senin malam waktu setempat).
Untuk hak siar di Indonesia, pemegang hak wilayahnya adalah EMTEK. Akses resminya biasanya lewat platform Vidio. Untuk kanal TV free-to-air yang menayangkan laga ini, belum ada konfirmasi resmi yang bisa diverifikasi saat penulisan.
Gambaran Laga dan Taruhannya
Kalau mau jujur, Leeds vs Everton ini bukan soal gaya, tapi soal bertahan hidup. Everton datang dengan posisi lebih nyaman, sementara Leeds masih harus sering menoleh ke kaca spion.
Data klasemen terbaru yang bisa diverifikasi menunjukkan Everton berada di peringkat 11 dengan 32 poin, sedangkan Leeds United di peringkat 16 dengan 25 poin. Jaraknya tujuh poin, bukan jurang, tapi cukup untuk mengubah nada ruang ganti.
Buat Everton, target minimalnya jelas: jangan memberi napas ke rombongan bawah. Menang di kandang akan membuat mereka makin sulit dikejar, sekaligus menutup cerita “seret poin” yang sempat muncul beberapa pekan lalu. Untuk Leeds, ini kesempatan mengirim pesan bahwa mereka bukan tim yang menunggu nasib. Poin tandang di laga seperti ini sering jadi selimut hangat yang efeknya terasa sampai Februari.
Ada konteks psikologis juga. Everton baru saja mencuri kemenangan 1-0 di kandang Aston Villa. Itu jenis hasil yang biasanya menumbuhkan keyakinan karena didapat dengan disiplin, bukan kebetulan.
Leeds pun punya modal emosi: mereka menang dramatis 1-0 atas Fulham lewat gol stoppage time Lukas Nmecha. Tim yang bisa “menyelesaikan” laga ketat seperti itu biasanya datang dengan dada lebih tegak.
Kabar Terbaru Tim, Cedera, dan Skorsing
Everton punya satu isu besar yang sudah jelas: Michael Keane menjalani larangan bermain tiga pertandingan setelah kartu merahnya, dan klub menyebut ia tidak tersedia untuk laga melawan Leeds.
Selain itu, daftar cedera terbaru Premier League mencatat beberapa nama di Everton: Jack Grealish (stress fracture), James Tarkowski (hamstring), Jarrad Branthwaite (hamstring), dan Arnaut Danjuma (ankle).
Situasi ini penting karena struktur pertahanan Everton beberapa pekan terakhir sangat bergantung pada stabilitas duo bek tengah dan proteksi ruang kedua.
Dari kubu Leeds, ada kabar baik yang terasa “kecil” tapi sering menentukan: klub mengonfirmasi Illan Meslier kembali bisa dipilih setelah sempat absen karena sakit, dan beberapa pemain juga kembali masuk opsi.
Namun, Leeds juga punya daftar cedera yang perlu dipantau. Di update cedera Premier League: Patrick Bamford (hamstring), Wilfried Gnonto (knee), Pascal Struijk (hip), dan Ethan Ampadu (hamstring).
Untuk laga yang ritmenya bisa naik turun, absennya gelandang jangkar atau striker yang bisa menahan bola sering memaksa tim bermain lebih “langsung”, dan itu mengubah peta duel di lini tengah.
Cedera dan Skorsing (format wajib):
-
Michael Keane: absen, skors (kartu merah), larangan 3 laga dan dinyatakan tidak tersedia vs Leeds, sumber Everton FC.
-
Jack Grealish: absen, cedera (stress fracture), tercatat di daftar cedera Premier League, sumber Premier League.
-
James Tarkowski: absen, cedera (hamstring), tercatat di daftar cedera Premier League, sumber Premier League.
-
Jarrad Branthwaite: absen, cedera (hamstring), tercatat di daftar cedera Premier League, sumber Premier League.
-
Arnaut Danjuma: absen, cedera (ankle), tercatat di daftar cedera Premier League, sumber Premier League.
-
Patrick Bamford: absen, cedera (hamstring), tercatat di daftar cedera Premier League, sumber Premier League.
-
Wilfried Gnonto: absen, cedera (knee), tercatat di daftar cedera Premier League, sumber Premier League.
-
Pascal Struijk: absen, cedera (hip), tercatat di daftar cedera Premier League, sumber Premier League.
-
Ethan Ampadu: absen, cedera (hamstring), tercatat di daftar cedera Premier League, sumber Premier League.
Catatan: untuk status “diragukan” atau “kembali tersedia” di luar nama-nama di atas, belum ada konfirmasi resmi yang bisa diverifikasi setegas daftar cedera liga dan rilis klub pada sumber yang digunakan.
Head to Head dan Tren Performa
Rekor pertemuan sering menipu, tapi tetap berguna untuk membaca pola emosi dua tim. Dalam lima pertemuan terakhir, hasilnya ketat. Bahkan ketika ada kemenangan, selisihnya tipis.
Head to Head (5 pertemuan terakhir, format wajib):
-
18 Agustus 2025, Premier League, Leeds United vs Everton, 1-0
-
18 Februari 2023, Premier League, Everton vs Leeds United, 1-0
-
30 Agustus 2022, Premier League, Leeds United vs Everton, 1-1
-
12 Februari 2022, Premier League, Everton vs Leeds United, 3-0
-
21 Agustus 2021, Premier League, Leeds United vs Everton, 2-2
Sekarang kita lihat momentum paling aktual, minimal lima laga terakhir masing-masing.
Performa 5 laga terakhir Everton (format wajib):
-
18 Januari 2026, Premier League, Aston Villa, A, 0-1, W
-
10 Januari 2026, FA Cup, Sunderland, H, 1-1, D (kalah adu penalti)
-
07 Januari 2026, Premier League, Wolves, H, 1-1, D
-
04 Januari 2026, Premier League, Brentford, H, 2-4, L
-
30 Desember 2025, Premier League, Nottingham Forest, A, 0-2, W
Performa 5 laga terakhir Leeds United (format wajib):
-
17 Januari 2026, Premier League, Fulham, H, 1-0, W
-
11 Januari 2026, FA Cup, Derby County, A, 1-3, W
-
05 Januari 2026, Premier League, Newcastle United, A, 4-3, L
-
04 Januari 2026, Premier League, Manchester United, H, 1-1, D
-
01 Januari 2026, Premier League, Liverpool, A, 0-0, D
Dari angka-angka itu, ada dua kesan kuat. Everton cukup “keras kepala” untuk bertahan di laga ketat, tapi mereka juga bisa bocor ketika ritme lawan naik cepat, seperti saat kebobolan empat kontra Brentford.
Leeds punya kecenderungan bermain rapat di laga besar (0-0 di Anfield), tapi juga bisa terseret menjadi laga chaos ketika tempo naik liar, contoh kekalahan 4-3 di Newcastle.
Wajib Tahu:
-
Everton baru menang 1-0 di kandang Aston Villa yang sebelumnya punya rekor kandang panjang, jadi kepercayaan diri mereka sedang naik.
-
Leeds menang 1-0 atas Fulham lewat gol stoppage time, sinyal bahwa mereka punya opsi impact dari bangku cadangan.
-
Dalam lima pertemuan terakhir, empat laga berakhir dengan selisih satu gol atau imbang, artinya margin laga ini sering tipis.
-
Michael Keane dipastikan absen karena skors, dan itu mengubah komposisi bek Everton untuk laga ini.
-
Daftar cedera liga mencantumkan beberapa bek Everton dan beberapa pemain kunci Leeds, jadi detail pemilihan XI sangat dipengaruhi kondisi fisik.
Prediksi Formasi, Duel Kunci, dan Prediksi Skor
Leeds biasanya hidup dari keberanian menekan dan transisi cepat. Everton, terutama saat main di kandang, cenderung lebih sabar dan menunggu momen. Dengan absennya beberapa bek, Everton bisa memilih pendekatan yang lebih pragmatis: rapat dulu, baru cari ruang dari bola kedua dan set-piece.
Prediksi formasi (perkiraan redaksi):
-
Everton (4-2-3-1): Pickford; Coleman, (opsi pengganti Keane di lini belakang), (opsi rotasi bek tengah), Mykolenko; Garner, Doucoure; Harrison, McNeil, Grealish digantikan opsi sayap lain bila absen; Barry.
-
Leeds United (4-2-3-1): Meslier; (bek kanan), (bek tengah), (bek tengah), (bek kiri); (gelandang bertahan), (gelandang); James, Aaronson, Summerville; (penyerang utama).
Catatan penting: susunan di atas adalah perkiraan XI redaksi berbasis ketersediaan pemain yang terverifikasi dan pola umum pilihan pelatih. Untuk nama starter final, rujukan paling sah tetap pengumuman line-up resmi menjelang kick-off.
Duel kunci yang bisa menentukan:
-
Lini kedua Everton vs pressing Leeds. Kalau Garner dan kawan-kawan bisa lolos dari tekanan pertama, Leeds akan sering “terbuka” di belakang. Everton justru suka momen seperti itu.
-
Sayap Leeds melawan fullback Everton. Leeds punya pola serangan yang sering mengandalkan ledakan di sisi. Bila Everton kalah duel satu lawan satu, mereka akan dipaksa melakukan covering yang melelahkan.
-
Bola mati. Laga-laga dengan margin tipis sering ditentukan satu situasi tendangan bebas atau sepak pojok, apalagi ketika ada perubahan personel di jantung pertahanan Everton.
Prediksi kemenangan (estimasi redaksi, total 100%):
-
Everton menang: 41%
-
Seri: 30%
-
Leeds United menang: 29%
Dasarnya (3 alasan berbasis data/sumber):
-
Everton unggul posisi dan poin di klasemen (peringkat 11, 32 poin) dibanding Leeds (peringkat 16, 25 poin).
-
Everton baru menang 1-0 di kandang Aston Villa, indikasi bentuk permainan yang cukup solid di laga ketat.
-
Pertemuan Leeds vs Everton belakangan cenderung tipis, jadi peluang seri tetap besar, sementara absensi pemain (cedera dan skors) bisa menahan kedua tim untuk bermain aman lebih dulu.
Prediksi skor (estimasi redaksi):
-
Skor utama: Everton 1-1 Leeds United
-
Alternatif skenario: Everton 2-1 Leeds United (jika Everton lebih efektif di bola mati dan Leeds kehilangan kontrol transisi di babak kedua)
Penutupnya begini: Leeds vs Everton adalah tipe pertandingan yang jarang memberi kemewahan. Bukan pesta gol, lebih mirip adu tahan napas. Jika Anda suka laga yang tegang dari menit pertama, pasang alarm. Dan setelah pertandingan mulai, jangan lupa pantau dan ikuti live score resmi yang terlampir di akhir halaman.
Sumber: 11v11
