Olahraga 360 – Langkah Janice Tjen di Chennai makin kencang. Petenis Indonesia berusia 23 tahun itu memastikan tiket 16 besar setelah menang tiga set atas Caroline Werner dengan skor 6–4, 6–7(5), 6–2 pada babak utama. Hasil tersebut tercatat pada halaman skor resmi dan agregator pertandingan yang menayangkan detail poin per poin.
Posisi Janice Tjen sebagai unggulan keempat juga tertera jelas dalam dokumen undian tunggal resmi WTA. Di berkas yang sama, lawan babak pertama tercantum sebagai kualifikasian Caroline Werner, mengonfirmasi jalur yang dilaluinya menuju 16 besar. Turnamen berkategori WTA 250 ini berlangsung 27 Oktober sampai 2 November 2025 di SDAT Tennis Stadium, permukaan keras, dengan total komitmen hadiah 275.094 dolar.
Kondisi eksternal turut berpengaruh. Dua hari pembukaan turnamen sempat tanpa pertandingan karena hujan monsun yang mengguyur Chennai. Penyelenggara kemudian memadatkan jadwal agar seluruh laga 32 besar dapat selesai dalam satu hari ketika cuaca membaik. Situasi ini memaksa semua pemain, termasuk Janice Tjen, menata ulang ritme pemanasan, recovery, dan strategi bertanding.
Janice Tjen vs Linda Fruhvirtova: pratinjau 16 besar, gaya main, dan kunci taktik
Di babak 16 besar, Janice Tjen dijadwalkan bertemu Linda Fruhvirtova, juara Chennai 2022 yang sudah memastikan kemenangan dua set atas Astrid Lew Yan Foon di putaran sebelumnya. WTA menayangkan halaman pertandingan untuk duel Tjen vs Fruhvirtova dengan tanggal main Kamis, 30 Oktober 2025. Beberapa layanan skor juga sudah membuka laman live untuk laga ini.
Secara taktik, pelajaran paling bernilai dari kemenangan tiga set atas Werner ada pada respons set ketiga. Janice mampu menaikkan efektivitas servis pertama, menekan error pada rally panjang, serta berani mengambil posisi lebih maju untuk menutup poin. Menghadapi Fruhvirtova yang nyaman mengubah tempo, tiga kunci ini tetap relevan: jaga first serve percentage di level tinggi, paksa tambahan satu pukulan pada momen kritis, dan pilih timing maju ke net yang cermat untuk memotong ritme lawan. Dalam jadwal yang padat akibat cuaca, manajemen energi dan keputusan cepat pada poin pendek bisa menjadi pembeda.
Janice Tjen dan peta undian: siapa mengintai, peluang poin, dan variabel cuaca
Undian resmi menempatkan Janice Tjen di bagian yang menarik. Di sisi lain bagan ada unggulan pertama Zeynep Sonmez dan unggulan ketiga Donna Vekic yang juga melaju, sementara beberapa unggulan tersandung lebih awal. Reuters merangkum hari pembuka yang akhirnya berjalan setelah tertunda hujan dengan catatan tiga unggulan teratas, termasuk Janice Tjen, sama-sama lolos.
Untuk peringkat, WTA 250 memberi 30 poin bagi 16 besar dan 54 poin untuk perempat final. Artinya, jika Janice Tjen menembus delapan besar, dorongan peringkatnya akan terasa pada penutup musim. Di balik arena, monsun Chennai dan imbas siklon Montha menjadi variabel yang terus diawasi. Media lokal mengonfirmasi dua hari tanpa pertandingan sebelum turnamen kembali berjalan, sehingga recovery, nutrisi, dan persiapan ulang menjadi faktor non-teknis yang sama pentingnya.
Janice Tjen dan momentum 2025: dari New York ke India, konsistensi yang diuji
Musim 2025 menandai lonjakan besar Janice Tjen. Pada Agustus, ia mencatat momen bersejarah di Amerika Serikat saat menembus undian utama Grand Slam dan menarik sorotan media regional. Modal pengalaman panggung besar ini yang dibawa ke tur Asia, termasuk ke Chennai. Narasi ini tidak berdiri sendiri karena WTA juga telah menampilkan profil dan capaian Janice Tjen sepanjang 2024–2025 pada laman pemain. Keteraturan hasil di level WTA dan ITF menjadi fondasi yang mempermudah transisi ke duel-duel berintensitas tinggi.
Di Chennai, lawan sekelas Fruhvirtova akan menguji daya tahan mental saat momentum bergeser. Jika servis pembuka berjalan mulus, return agresif diarahkan ke sisi yang lebih rentan, dan variasi kecepatan bola dijaga untuk memancing error, Janice Tjen punya peluang realistis menuju perempat final. Penonton Indonesia beralasan optimistis, sebab performa tiga set kontra Werner memperlihatkan kematangan pengambilan keputusan pada poin-poin penting.
Wajib Tahu:
Dua hari pertama Chennai Open 2025 tanpa pertandingan karena hujan lebat. Semua partai 32 besar dipadatkan ketika cuaca membaik, sehingga ritme tanding dan recovery setiap pemain, termasuk Janice Tjen, ikut berubah.
Sumber: Women’s Tennis Association



