Olahraga 360 – Ada pertandingan yang terasa “besar” bukan karena rivalitas abadi, melainkan karena momentum. Everton vs Arsenal pekan ini masuk kategori itu. Arsenal datang sebagai pemimpin klasemen. Everton datang sebagai tim yang sedang menyalakan peluang Eropa. Dua misi berbeda, tapi sama-sama butuh poin.
Laga Premier League ini dimainkan di Emirates Stadium, London, Sabtu 14 Maret 2026 pukul 17.30 waktu Inggris (GMT), atau Minggu 15 Maret 2026 pukul 00.30 WIB. Jadwalnya sudah dikonfirmasi Premier League dan diumumkan di situs resmi Everton. Halaman fixture Arsenal juga menampilkan kick-off 17.30 di Emirates.
Taruhan paling mudah dibaca ada di papan klasemen. Arsenal memimpin dengan 67 poin dari 30 laga. Manchester City mengejar dengan 60 poin dari 29 laga. Everton berada di posisi delapan dengan 43 poin dari 29 laga. Ini bukan sekadar angka. Untuk Arsenal, satu hasil yang tidak maksimal bisa membuka pintu tekanan, apalagi jadwal mereka beririsan dengan kompetisi Eropa. Untuk Everton, mencuri poin di kandang pemuncak klasemen bisa jadi “penguat klaim” bahwa mereka pantas dibicarakan di jalur Eropa.
Konteks Eropa juga nyata, bukan bumbu. Arsenal baru saja menahan Bayer Leverkusen 1-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions lewat penalti menit akhir Kai Havertz. Arteta sendiri mengakui timnya sempat kehilangan kontrol setelah start yang bagus. Laga seperti itu menguras tenaga dan fokus. Dan di Premier League, momen lengah dua menit saja bisa berujung bencana.
Everton vs Arsenal juga menarik untuk penonton Indonesia karena jamnya “ramah begadang”. Kick-off 00.30 WIB. Pertanyaannya tinggal satu: apakah Arsenal bisa menang tanpa drama, atau Everton justru mengubahnya menjadi malam yang panjang?
Kabar Terbaru Tim, Cedera, dan Skorsing
Arsenal membawa kabar campuran dari pekan Eropa. Reuters melaporkan William Saliba dinyatakan fit untuk tampil melawan Leverkusen, sementara Martin Odegaard “ruled out” untuk laga tersebut. Itu memberi sinyal bahwa Odegaard sedang dalam fase yang perlu dipantau harian, bukan sekadar “lecet biasa”. Untuk Everton vs Arsenal, status Odegaard belum bisa disebut pasti jika belum ada konfirmasi resmi terbaru yang memastikan ia sudah pulih.
Sisi positifnya, Arteta memberi indikasi beberapa nama lain ada di jalur kembali. Dalam laporan Reuters yang sama, Arteta menyebut Riccardo Calafiori dan Leandro Trossard bisa saja tersedia tergantung kebugaran, sementara Declan Rice dan beberapa pemain inti lain disebut tersedia.
Dari kubu Everton, kabar terjelas adalah Jack Grealish. Ia menjalani operasi kaki dan absen hingga akhir musim. Ini pukulan untuk kreativitas, terutama bila Everton membutuhkan pemain yang bisa memaksa duel satu lawan satu dan mengulur tempo saat tertekan.
Untuk informasi skorsing, redaksi tidak menemukan rujukan otoritatif yang bisa dipastikan per hari ini. Karena itu, bagian skorsing tidak dipaksakan.
Cedera dan Skorsing
Arsenal
William Saliba: kembali tersedia, sempat bermasalah pada pergelangan kaki dan dinyatakan fit untuk laga Leverkusen, sumber Reuters.
Martin Odegaard: diragukan, absen vs Leverkusen menurut Arteta, update kebugaran terbaru untuk laga Everton vs Arsenal belum ada konfirmasi resmi yang mengunci, sumber Reuters.
Leandro Trossard: diragukan, Arteta menyebut “might feature depending on fitness” jelang laga Leverkusen, status jelang liga belum terkunci, sumber Reuters.
Everton
Jack Grealish: absen, pasca operasi kaki dan dinyatakan absen sampai akhir musim, sumber beIN SPORTS.
Dampaknya ke taktik cukup terasa. Jika Odegaard absen, Arsenal berpotensi bermain lebih “langsung” lewat sayap dan akselerasi half-space, bukan lewat kontrol tempo Odegaard. Sementara tanpa Grealish, Everton mungkin lebih sering mencari transisi cepat, second ball, dan bola mati.
Head to Head dan Tren Performa
Format Head to Head (H2H)
Berikut lima pertemuan terakhir Everton vs Arsenal yang tercantum pada halaman pertandingan ESPN, urut dari yang terbaru:
20 Dec 2025, Premier League, Everton vs Arsenal, 0-1
5 Apr 2025, Premier League, Everton vs Arsenal, 1-1
14 Dec 2024, Premier League, Arsenal vs Everton, 0-0
19 May 2024, Premier League, Arsenal vs Everton, 2-1
17 Sep 2023, Premier League, Everton vs Arsenal, 0-1
Polanya jelas: skor rapat, margin tipis. Everton beberapa kali sanggup membuat Arsenal frustrasi, termasuk 0-0 di Emirates pada Desember 2024 menurut laporan resmi Premier League. Arteta bahkan sempat menyorot soal penyelesaian akhir yang belum maksimal pada laga itu.
Format Performa 5 laga terakhir
Arsenal (urut terbaru, sumber ESPN):
4 Mar 2026, Premier League, Brighton & Hove Albion, A, 0-1, W
1 Mar 2026, Premier League, Chelsea, A, 1-2, W
22 Feb 2026, Premier League, Tottenham Hotspur, A, 1-4, W
18 Feb 2026, Premier League, Wolverhampton Wanderers, A, 2-2, D
12 Feb 2026, Premier League, Brentford, A, 1-1, D
Catatan: Arsenal juga memainkan laga Liga Champions pada 11 Maret 2026 melawan Bayer Leverkusen (1-1). Pertandingan ini relevan untuk konteks kebugaran jelang Everton vs Arsenal.
Everton (urut terbaru, sumber ESPN):
3 Mar 2026, Premier League, Burnley, H, 2-0, W
28 Feb 2026, Premier League, Newcastle United, A, 2-3, W
23 Feb 2026, Premier League, Manchester United, H, 0-1, L
10 Feb 2026, Premier League, AFC Bournemouth, H, 1-2, L
7 Feb 2026, Premier League, Fulham, A, 1-2, W
Everton datang dengan dua kemenangan beruntun di liga, termasuk menang tandang di Newcastle. Arsenal datang dengan tren hasil yang stabil di liga, meski baru saja “ditarik” ke duel intens di Eropa.
Wajib Tahu:
Jadwal Everton vs Arsenal sudah dipindah dan dikunci kick-off 17.30 GMT di Emirates, sesuai pengumuman resmi Everton.
Arsenal memimpin klasemen 2025-26 dengan 67 poin dari 30 laga pada tabel resmi Premier League.
Everton berada di posisi delapan dengan 43 poin dari 29 laga pada tabel yang sama.
Everton vs Arsenal lima pertemuan terakhir didominasi skor tipis, termasuk 0-0 di Emirates pada 2024.
Arsenal menutup leg pertama Liga Champions vs Leverkusen dengan skor 1-1 lewat penalti telat Havertz, faktor yang bisa memengaruhi rotasi jelang liga.
Prediksi Formasi, Duel Kunci, dan Prediksi Skor
Bagian ini murni “perkiraan redaksi”. Susunan pemain final menunggu konfirmasi resmi jelang kick-off.
Prediksi formasi Arsenal (4-3-3)
Raya; Timber, Saliba, Gabriel, Calafiori; Rice, Zubimendi, Havertz; Saka, penyerang tengah, Eze.
Catatan: status Odegaard masih diragukan karena sebelumnya absen saat Arsenal menghadapi Leverkusen. Jika Odegaard belum siap, Havertz bisa lebih sering turun mengisi ruang antar lini.
Prediksi formasi Everton (4-2-3-1)
Pickford; bek kanan, Tarkowski, bek tengah, Mykolenko; Garner, gelandang pendamping; McNeil, gelandang serang, winger, penyerang tunggal.
Catatan: Grealish absen sampai akhir musim, sehingga opsi kreator utama berkurang.
Duel kunci yang patut dinanti:
Saka vs sisi kiri Everton. Jika Everton terlambat menutup jalur cut-inside, Arsenal bisa “membuka kunci” lebih cepat dari biasanya.
Pertarungan bola kedua di tengah. Everton punya peluang jika mampu membuat pertandingan tidak mengalir mulus, memecah tempo, lalu memenangi duel-duel kecil.
Bola mati. H2H menunjukkan pertandingan cenderung ketat. Dalam laga ketat, set-piece sering jadi pembeda pertama.
Prediksi Kemenangan dan Dasarnya (estimasi redaksi)
Arsenal menang: 63%
Seri: 22%
Everton menang: 15%
Dasar estimasi redaksi:
Klasemen resmi Premier League menempatkan Arsenal di puncak dan Everton di posisi delapan.
Form liga: Arsenal membawa rangkaian hasil positif di Premier League pada daftar hasil terbaru ESPN, sementara Everton sempat punya dua kekalahan beruntun sebelum menang dua kali terakhir.
Absensi besar: Everton kehilangan Grealish sampai akhir musim, yang bisa mengurangi variasi serangan saat melawan blok rapat.
Prediksi skor (estimasi redaksi):
Skor utama: Arsenal 2-0 Everton
Skor alternatif: Arsenal 2-1 Everton (jika Arsenal merotasi dan Everton mendapatkan momen transisi)
Info siaran resmi jika tersedia:
Untuk penonton Inggris, Arsenal menyebut laga ini disiarkan Sky Sports. Untuk Indonesia, redaksi menemukan jadwal tayangan di Vidio yang mencantumkan Everton vs Arsenal. Jika Anda ingin memastikan detail kanal dan paketnya, rujuk jadwal resmi platform pada hari pertandingan karena perubahan siaran bisa terjadi.
Penutupnya, Everton vs Arsenal punya potensi jadi laga yang “sunyi tapi berbahaya”. Arsenal bisa menguasai bola, tapi Everton punya modal keyakinan dari dua kemenangan terakhir.
Sumber: EPSN



